Rafting, Alternatif Olahraga Ekstrem Yang Patut Kamu Coba

arung jeram
nationalgeographic.com

Rafting atau arung jeram banyak dijadikan alternatif olahraga menantang. Kemampuan mendayung di arus sungai yang deras tak hanya dapat dijadikan sebagai olahraga yang berat, tetapi saat ini sudah banyak beberapa orang yang menjadikan arung jeram untuk kesenangan dan refreshing bersama komunitas maupun keluarga. Karena arung jeram yang kita kenal tidak berarti mengarungi arus sungai yang sangat deras. Arung jeram mempunyai tingkatan kesulitan atau grade tertentu. Berikut pembagian grade arung jeram



Grade I (Easy)

Grade ini memiliki tingkat kesulitan yang tergolong rendah dan cocok untuk pemula atau anak – anak. Bahkan orang yang baru pertama kali mencoba arung jeram dengan grade ini masih aman karena medannya yang landai dan arus nya yang stabil.

Grade II

Diperlukan sedikit keterampilan seperti mendayung dengan teknik dasar untuk grade ini. Grade II masih tergolong aman bagi pemula dan anak – anak diatas 8 tahun, namun dengan tetap memperhatikan keselamatan.



Grade III

Medan jeram di kelas III memerlukan pengawasan tim penyelamat untuk para pemula, karena arus pada grade ini sudah relatif besar dan deras. Namun jika anda menguasai teknik dasar mendayung dan tetap waspada dengan keselamatan anda, grade ini masih tergolong aman.

Grade IV

Karakteristik arus untuk grade IV adalah deras dan dengan jeram yang panjang menyambung, kemiringan yang curam. Dibutuhkan keterampilan mendayung yang sudah mumpuni untuk area arung jeram dengan kelas IV. Untuk anda para pemula dan anak – anak sebaiknya jangan langsung mencoba grade ini jika kemampuan rafting anda masih belum cukup dan terampil.

Grade V

Sungai dengan arus yang deras dan bebatuan serta karakteristik jeram yang liar tergolong dalam grade V. Kemampuan berenang saja tidak bisa diandalkan untuk mengarungi grade ini. Sangat tidak dianjurkan bagi para pemula dan anak – anak, karena medan arung jeram grade IV ini memang diperuntukan untu para profesional arung jeram

Grade VI

Grade VI adalah grade dengan tingkat kesulitan paling tinggi dan paling beresiko. untuk itu area ini hanya diperuntukan bagi profesional yang memang sudah expert dengan keterampilan mendayung yang sudah tidak diragukan lagi.

Nah, sudah tahu kan pembagian grade arung jeram?. Sekarang saat nya anda mencoba langsung sensasi arung jeram tersebut. Tak perlu jauh – jauh, Kabupaten Magelang memiliki sungai progo yang memiliki arena jeram yang lengkap sesuai dengan grade nya. Sehingga anda dengan kemampuan jeram profesional, pemula bahkan anak – anak dapat menjajali arus sungai ini. Berikut beberapa arus sungai di sungai Progo yang wajib kamu arungi.

Sungai Elo

Sungai Elo terletak di Desa Pare Blondo, Kelurahan Mungkid, Kabupaten Magelang . Titik awal Sungai Progo  berawal dari Desa Pare Ngisor Blondho hingga berakhir di Desa Mendut Mungkid dengan jarak Sejauh 12 Kilometer dan  kondisi jeram yang sangat aman bagi para pemula yaitu grade II sampai dengan grade III. Karena grade nya yang tergolong rendah, sungai Elo diramaikan oleh peserta arung jeram tingkat pemula dan sering dijadikan destinasi wisata keluarga. Selain wisata keluarga dan para pemula, Sungai Elo juga dijadikan sebagai arena rafting untuk anak – anak. Anak usia delapan tahun keatas dapat menikmati wisata arung jeram karena tingkat bahaya jeramnya yang rendah, landai dan aliran yang stabil.

 Progo Atas

Panjangnya sungai progo atas mencapai 9 km, dengan rute jeram yang memiliki grade III sampai dengan grade III+ membuat sungai Progo Atas dapat diarungi dalam waktu 2,5 sampai 3 jam. Medan arung jeram sungai progo ini cukup menantang bagi anda yang tergolong pemula untuk olahraga arung jeram. Rute arung jeram yang relatif panjang ini memiliki start poin dari Cacaban Tuksongo Magelang kemudian berakhir di hulu Tempuran, Salaman Magelang tepatnya dilereng gunung Sumbing.

Progo Bawah

Sungai Progo Bawah ini memiliki kelas jeram yang cukup tinggiyaitu grade IV sampai dengan grade V,  sungai ini memiliki rute yang sangat panjang yaitu 16 Km dengan waktu tempuh hingga 4 jam dengan titik awal dimulai dariDesa Klangon Magelang hingga Desa Deksi Kulonprogo. Jalur Sungai Progo memang umumnya diperuntukan bagi para profesional dalam olahraga arung jeram karena debit air pada sungai ini tergolong deras untuk itu bagi para pemula walaupun memiliki kemampuan berenang sekalipun.

Wisata Arung Jeram di Kabupaten magelang ini menawarkan rute rafting yang lengkap untuk semua kalangan, bagi para pemula dapat memompa adrenalin di rute Sungai Progo Atas, untuk para profesional Aliran Sungai Progo Bawah menjadi surga untuk memacu adrenalin dan menguji kemampuan arung jeramnya, kemudian Sungai Elo pun bisa dijadikan rute untuk kegiatan rafting bagi anak – anak. Wisata ini bisa dijadikan alternatif anda akhir pekan bukan? – CTA

 

Add a Comment

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Lewat ke baris perkakas